Jadi teringat pertama kali mengajukan aplikasi untuk kartu kredit, senewen menunggu untuk disetujui, dan waktu sudah disetujui, gue bertekad untuk hanya menggunakannya di saat ada keperluan mendadak yang penting.
Dan hal penting pertama adalah untuk merayakan aplikasi gue yang disetujui. Makanya segera setelah kartu itu dikirim, gue langsung mengaktifkannya, dan menggiring teman-teman baik di kantor gue untuk bermain bilyard di dekat rumah dan tidak lupa dilengkapi dengan segelas Tequilla, yang waktu itu dapat harga diskon.
Hal penting kedua adalah saat gue merasa handphone gue yang lama sudah mulai ketinggalan jaman. Buruanlah gue menggunakan password gue untuk mengambil cash advanced, karena gue pikir beli handphone baru itu suatu pemborosan, jadi gue membeli handphone bekas dari teman gue.
Hal penting ketiga, ketika gue harus membayar tagihan handphone yang nilainya menakjubkan sampai gue ingin membenamkan muka gue ke dalam pasir. Tapi sekali lagi itu karena gue sedang berbisnis dan tentunya itu adalah bagian dari biaya operasional yang harus gue keluarkan, walaupun ternyata bisnisnya tidak berjalan lancar *baca: tidak berjalan sama sekali*.
Hal penting keempat ketika teknologi cdma keluar, dan gue merasa perlu menghemat tagihan gue untuk mengurangi biaya operasional. Lalu belilah gue satu paket murah handphone cdma dengan kartu esia-nya. And next thing I knew; I had to pay an *errrmm.. two!* enormous phone bills. =p
Hal penting kelima ketika gue merasa orang lain merendahkan gue karena fisik gue yang kurus. Dan ketika ada sebuah klub fitness bergengsi yang baru buka dengan berbagai promosinya, gue sekali lagi merelakan kartu kredit gue untuk digesek. Yah, walaupun gak ada perubahan yang signifikan *Noorman to Indonesia dictionary; “walaupun gak ada perubahan yang signifikan”, ketika keadaan tidak berubah, ketika keadaan mencapai titik nol lagi*, setidaknya gue telah menjadi member sebuah klub bergengsi dan menemukan banyak orang yang menyenangkan di sana. Dan yang paling penting, ternyata gue menemukan teman-teman baik gue yang sekarang, di sana.
Hal penting keempat dan seterusnya adalah di saat ada diskon di supermarket dan dept. store yang waktunya terbatas! Demi mendapatkan untung dari diskon tersebut, jadi kartu kredit pun layak digunakan.
Finally, look at me now; I have almost everything that any other boys in my age needs!
Errrrmmm….
So, all I necessary to advice is; keep on using those magic-slim-thumb-size cards guys! Cause you’ll never know when you’ll find yourself stuck on thinking of those discounts or new gadgets, or even one or more your enormous phone bills, which may cause you a headache, or even worse; an insomnia! And please stop thinking of those bills you have to pay from your card spending, just believe me and focus on this; what you want to buy *or already been bought*, is exactly what you need!
Dan sekarang gue bisa tersenyum dan berharap bank provider kartu kredit gue membaca postingan gue ini dan memberikan diskon pada bunga tagihan gue.
Whooaaaa! Look, how I really addicted to discounts….. =9
2 comments:
kok aku ga prnh ngrasain apa2 dr penggesekan2 credit card kamuwh..??
ditraktir hura2 ga pernah..
kado ulang taun ntah kmn..
teganyaaaaahhh!!!
kok aku ga prnh ngrasain apa2 dr penggesekan2 credit card kamuwh..??
ditraktir hura2 ga pernah..
kado ulang taun ntah kmn..
teganyaaaaahhh!!!
Post a Comment